Jumlah Pendaftar Capim juga Calon Dewas KPK Capai 525 Orang, Siapa Saja?
Jakarta – Panitia Seleksi atau Pansel KPK telah terjadi menghentikan pendaftaran calon pimpinan (Capim) kemudian calon majelis pengawas (Dewas) untuk lembaga antirasuah itu pada Senin, 15 Juli 2023 pukul 23.59. Wakil Ketua Pansel KPK, Arif Satria menyatakan para pendaftar yang digunakan telah menyertakan dokumennya miliki latar belakang yang mana beragam.
“ASN (aparatur sipil negara), akademisi, aparat penegak hukum lembaga negara, praktisi, dan civil society organization,” kata Arif di penjelasan videonya, Selasa, 16 Juli 2024.
Namun, beliau tiada menyebutkan secara rinci nama-nama Capim kemudian Calon Dewas KPK yang dimaksud sudah ada mendaftar. Adapun hingga penutupan jumlah keseluruhan pendaftar mencapai total 525 orang.
“Capim 318 warga lalu calon Dewas 207 orang,” ujarnya.
Dia memaparkan pendaftar Capim kemudian Dewas KPK didominasi oleh laki-laki. Untuk Capim KPK, jumlah keseluruhan pendaftar laki-laki banyaknya 298 pendatang serta pendaftar perempuan sebanyak 20 orang. Sementara untuk calon Dewas KPK, pendaftar laki-laki mencapai 184 orang, dan juga perempuan sebanyak-banyaknya 23 orang.
Masa pendaftaran seleksi Capim KPK periode 2024-2029 dimulai 26 Juni 2024 hingga 15 Juli 2024 pukul 23.59 WIB. Hasil seleksi administrasi akan diinformasikan pada Rabu 24 Juli 2024 melalui laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi https://kpk.go.id lalu laman resmi Kementerian Sekretariat Negara https://www.setneg.go.id.
Nantinya, pasca melalui serangkaian pendaftaran kemudian tahapan seleksi lainnya, akan dipilih 10 nama capim juga 10 nama calon dewas KPK yang dimaksud akan disampaikan untuk Presiden Joko Widodo untuk kemudian diteruskan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Dua Pimpinan KPK Kembali Daftar Capim
Diberitakan sebelumnya, dua pimpinan KPK kembali mengikuti pendaftaran seleksi Capim KPK periode 2024-2029. Mereka di dalam antaranya Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan juga Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.
Ghufron mengemukakan telah lama mendaftarkan diri untuk berubah menjadi Capim KPK periode 2024-2029. “Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, saya mendaftarkan diri untuk bermetamorfosis menjadi Capim KPK untuk periode 2024-2029,” kata Ghufron pada waktu dikonfirmasi dari Ibukota lewat arahan singkat, Senin, 15 Juli 2024, seperti disitir dari Antara.
Dalam pesannya, Ghufron juga menghadirkan semua pihak yang dimaksud berintegritas dan juga menginginkan Indonesi bebas korupsi untuk progresif juga mendaftarkan diri sebagai Capim lalu Dewas KPK Periode 2024-2029.
“Semakin berbagai partisipan akan semakin besar kemungkinan terpilih yang mana terbaik,” ujarnya.
Ghufron mengatakan, korupsi tidaklah mampu diberantas tanpa tindakan nyata lalu salah satu langkah menuju Tanah Air bebas korupsi adalah dengan mendaftar berubah menjadi pimpinan KPK untuk mengatur secara langsung konflik bertarung dengan korupsi di Tanah Air.
Selain Ghufron, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyatakan telah terjadi mendaftar sebagai Capim KPK. Sementara Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango mengemukakan dirinya tidaklah akan kembali mendaftar pada seleksi Capim KPK periode 2024-2029.
“Saya tak ikutan lagi mendaftarkan diri,” kata Nawawi pada waktu dikonfirmasi di dalam Jakarta, Senin, 15 Juli 2024.
Nawawi mengungkapkan, ada terlalu berbagai persoalan yang dimaksud harus diselesaikan di komisi antirasuah, namun tak menjelaskan lebih lanjut lanjut mengenai persoalan apa yang dimaksud dimaksud.
“Terlalu berbagai ‘persoalan’ di dalam lembaga ini, juga itu bukanlah hanya saja mengenai pimpinan,” ujarnya.
Selain para pimpinan KPK, Eks Menteri Energi kemudian Narasumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said juga menyatakan mendaftar seleksi Capim KPK. Keputusan itu beliau buat pasca mendapat dukungan dari pegiat antikorupsi serta koalisi komunitas sipil.
Terhadap dukungan tersebut, Sudirman Said sudah mendeklarasikan diri juga menyatakan kesiapan untuk mengikuti seleksi sebagai pimpinan lembaga antirasuah. “Insya Allah saya akan terlibat ambil bagian sebagai bagian dari ikhtiar untuk mengikuti seleksi capim KPK,” kata Sudirman Said di keterangannya pada Senin, 15 Juli 2024.
ANTARA | HENDRIK KHOIRUL
Artikel ini disadur dari Jumlah Pendaftar Capim dan Calon Dewas KPK Capai 525 Orang, Siapa Saja?






