Disperakim Jateng-PLTU Batang perkuat Inisiatif Perbaikan RTLH

perusahaan berjanji menyokong Disperakim Jateng di percepatan kegiatan peningkatan rumah layak huni dengan biaya terjangkau
Batang – Dinas Perumahan Rakyat kemudian Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, bekerja serupa dengan PT Bhimasena Power Indonesi (BPI) selaku pemilik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang menguatkan fasilitasi pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash untuk menyokong kegiatan percepatan perbaikan rumah tidaklah layak huni (RTLH).
Chief Operating Officer BPI Yoshimitsu Fujii di dalam Batang, Kamis, menyatakan bahwa perusahaan berikrar untuk membantu Disperakim Provinsi Jawa Tengah di percepatan acara peningkatan rumah layak huni dengan biaya terjangkau.
"Kami komunikasikan terima kasih menghadapi apresiasi juga kepercayaan otoritas Provinsi Jawa Tengah lalu semua pihak menghadapi dukungan terhadap PLTU Batang pada acara pengelolaan juga pemanfaatan Fly Ash juga Bottom Ash (FABA)," katanya.
Penandatangan amandemen perjanjian kerja mirip yang digunakan dilaksanakan di Semarang pada 24 Juli 2024 tersebut, BPI kemudian Disperakim Jateng menyepakati kembali untuk menguatkan kerja sebanding fasilitasi pemanfaatan FABA.
FABA merupakan sisa pembakaran batu bara dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Perjanjian kerja mirip yang disebutkan juga diselenggarakan di rangkaian menuju Hari Ulang Tahun Ke-13 PT BPI kemudian Hari Perumahan Nasional.
Sekretaris Daerah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengutarakan di rangka Hari Perumahan Nasional sekaligus peringatan serius Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah dapat semakin mewujudkan rumah layak huni terjangkau bagi masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih terhadap perusahaan lalu berharap dengan penandatanganan perjanjian juga kerja sejenis dengan setiap 'stakeholders' dapat mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko menyampaikan bahwa penandatanganan amandemen perjanjian kerja mirip ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi untuk mewujudkan rumah layak huni yang dimaksud terjangkau.
"Terima kasih terhadap BPI sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di Jawa Tengah yang dimaksud selalu menyokong pemerintah pada mewujudkan rumah layak huni terjangkau bagi masyarakat," katanya.
Selain bekerja sebanding dengan eksekutif Provinsi Jawa Tengah, sejak 2019- pertengahan 2024, PLTU Batang melalui acara tanggung jawab sosial perusahaan bekerjasama dengan otoritas Wilayah Batang memperkuat perkembangan 62 unit RTLH di dalam 4 desa yakni Desa Karanggeneng, Desa Ponowareng, Desa Ujungnegoro kemudian Desa Wonokerso.
Artikel ini disadur dari Disperakim Jateng-PLTU Batang perkuat Program Perbaikan RTLH





