Jumpa Pers Arsjad Rasjid di area Gedung Kadin Digagalkan, Wartawan Dihalangi Masuk

JAKARTA – Jumpa pers Arsjad Rasjid di dalam Lantai 3 Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Hari Minggu (15/8/2024) pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat gagal digelar. Hal ini oleh sebab itu lokasi jumpa pers diambil alih banyak oknum.
Rencananya, ketua umum Kadin Indonesia ini mengadakan jumpa pers menyikapi polemik Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia pada Sabtu, 14 September 2024. Namun, lokasi kegiatan itu malah diambil alih beberapa oknum.
Bahkan, wartawan dilarang untuk memasuki lokasi acara. Sejumlah petugas keamanan gedung tampak disiagakan di dalam lokasi. Puluhan awak media pun tak diperbolehkan masuk ke lokasi acara yang tersebut sudah ada disiapkan.
Setelah 30 menit, petugas tetap memperlihatkan tidak ada memperbolehkan wartawan masuk. Akhirnya, jumpa pers digeser ke Hotel JS Luwansa dalam kawasan Kuningan, DKI Jakarta Selatan.
Selain Arsjad, kegiatan itu juga dihadiri Yukki Nugrahawan Hanafi selaku Wakil Ketua Umum Koordinator Sektor Organisasi, Hukum Dan Komunikasi Kadin Indonesia. Kemudian Dhaniswara K. Harjono Wakil Ketua Umum Lingkup Hukum serta HAM, dengan/atau Kuasa Hukum Kadin Indonesia. Kemudian perwakilan Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia lalu 21 Ketua Umum Kadin Provinsi.
Jumpa pers itu untuk menyikapi Munaslub Kadin pada Hari Sabtu yang dimaksud diselenggarakan dengan mengabaikan persyaratan dan juga ketentuan di AD/ART maupun Peraturan Organisasi Kadin Indonesia, Dewan Pengurus Kadin Indonesia menegaskan bahwa Munaslub yang disebutkan tak sah.
Selain itu, mayoritas Kadin Provinsi juga telah dilakukan menyatakan penolakannya terhadap Munaslub yang dimaksud yang tersebut juga bisa saja mengancam keharmonisan organisasi Kadin dalam seluruh Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah pada merancang perekonomian yang tersebut inklusif juga berkelanjutan.
“Sehubungan dengan itu, Dewan Pengurus Kadin Indonesia dengan beberapa jumlah Ketua Umum Kadin Provinsi juga ALB akan memberikan pernyataan sikap,“ sebagaimana bunyi undangan untuk media.






