Lifestyle

Biaya Transportasi Jadi Kendala Berwisata, Ini adalah Tindak balas Sandiaga Uno mengenai Rencana Tarif KRL Pakai NIK

JAKARTA – Menteri Perjalanan lalu Sektor Bisnis Kreatif Sandiaga Uno memberikan tanggapan terkait rencana pemerintah yang tersebut akan menetapkan tarif KRL berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemerintah ingin dengan skema tersebut, subsidi tarif KRL lebih banyak tepat sasaran. Hal ini diadakan dengan harapan pemberian subsidi bisa jadi tepat sasaran untuk kelompok yang dimaksud membutuhkan.

Menurut Sandiaga, langkah yang disebutkan patut diapresiasi demi menyokong upaya pemutakhiran data. Sehingga, bantuan biaya transportasi untuk warga yang digunakan betul-batul membutuhkan mampu tepat sasaran.

“Segala upaya untuk memutakhirkan data perlu kita apresiasi. Dan kita bisa jadi memberikan bantuan biaya transportasi terhadap rakyat yang mana betul-betul membutuhkan,” ujar Sandiaga pada waktu ditemui di area Mal Sumarecon Serpong, Tangerang, baru-baru ini.

“Namun, di dalam pada waktu sekarang biaya hidup semakin meningkat. Ini adalah kita khawatir akan menjadi beban. Berwisata ini salah satu yang tersebut menjadi kendala itu dalam biaya transportasi,” lanjutnya.

Mengingat biaya hidup yang digunakan semakin meningkat, kemudian salah satu kendala berwisata publik adalah biaya transportasi, Sandiaga menilai, proses perubahan struktural ini perlu didukung.

“Nah jadi kita ingin berkolaborasi membantu proses metamorfosis agar subsidi kita tetap saja di area transportasi itu tepat sasaran,” ungkapnya.

Apalagi, Sandiaga menilai, pemakaian NIK dianggap pilihan tepat lantaran merupakan data yang akurat pada penerapan biaya transportasi.

“Berbasis NIK itu kan kita datanya berarti data yang tersebut akurat. Ini adalah yang dimaksud nanti kita ke depan harus pastikan supaya transportasi umum kita lebih tinggi dihargai oleh masyarakat,” katanya.

Related Articles

Back to top button