15 Bank Bangkrut serta Dicabut Izinnya hingga September 2024, Ini adalah Penyebabnya

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dilakukan mencabut izin 15 bank pada periode Januari-September 2024. Adapun otoritas mencabut izin yang dimaksud rata-rata bank perekonomian rakyat (BPR) yang disebutkan lantaran indikasi melakukan praktik fraud.
Pada semester I ini saja, jumlah keseluruhan BPR ini jumlahnya sudah ada tiga kali lipat dibandingkan bilangan bulat tahun lalu. Jumlah BPR yang digunakan kerap disebut bank bangkrut ini juga sudah ada tutup pada melawan rata-rata 18 tahun terakhir.
Terbaru, muncul bank bangkrut bernama PT BPR Nature Primadana Capital dari Bogor yang kemudian dicabut izinnya oleh OJK per 13 Agustus 2024.
Sekretaris Lembaga LPS, Annas Iswahyudi mengimbau agar klien PT BPR Nature Primadana Capital, masih tenang juga bukan terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjaminan kemudian likuidasi bank.
“Serta tiada mempercayai pihak-pihak yang digunakan mengaku dapat membantu pengurusan pembayaran klaim penjaminan simpanan dengan sebagian imbalan atau biaya yang digunakan dibebankan untuk nasabah,” ujar Annas pada keterangan resmi, hari terakhir pekan (13/9/2024).
LPS lantas menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan klien serta pelaksanaan likuidasi bank.
Belum lama ini, OJK menilai sektor BPR serta BPRS akan terus-menerus dihadapkan pada tantangan, baik global lalu domestik maupun tantangan struktural yang dimaksud bersumber dari internal bank tersebut.
“Tantangan persaingan juga perlu diperhatikan khususnya bagi BPR/S yang digunakan mempunyai daya saing yang dimaksud rendah,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Sektor Keuangan OJK, Dian Ediana Rae.
Dengan adanya tantangan yang dimaksud memang sebenarnya menimbulkan 15 BPR tutup dikarenakan adanya likuidasi. Menurut Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS Purbaya Yudhi Sadewa, setiap tahun ada sebanyak 6 hingga 7 BPR jatuh yang mana utamanya, bank-bank yang mana jatuh itu disebabkan oleh mismanagement oleh pemiliknya.






