Lifestyle

Surat Yasin lengkap: arab, latin, beserta artinya

Ibukota Indonesia –

Surat Yasin yang tersebut terdiri dari 83 ayat adalah surat ke-36 di pada Al Qur'an. Surat Yasin di antaranya ke di golongan surat makkiyah karena diturunkan di kota Mekah.
 

Surat yang dimaksud disebut sebagai "jantung Al-Qur'an" ini sering dibaca pada beraneka kesempatan, khususnya pada waktu malam Jumat, tahlil, dan juga bervariasi tradisi kemudian kegiatan keagamaan lainnya.

Bacaan ini diyakini memberikan keberkahan dan juga kedamaian, juga menguatkan hubungan spiritual dengan Sang Maha Pencipta.

 
Berikut teks lengkap Surat Yasin pada bahasa arab dan juga latin beserta arti, tersedia untuk memudahkan bacaan juga pemahaman Anda.
 
Surat Yasin Ayat 1-83
 
1. يس
Ya-Sin
 
Yā Sīn
 
2. وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ
Wal Qur'ānil-Ḥakīm
 
Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah
 
3. إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
Innaka laminal-mursalīn
 
Sesungguhnya engkau (Muhammad) adalah salah individu dari rasul-rasul,
 
4. عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Alā ṣirāṭim-mustaqīm
 
Yang berada ke menghadapi jalan yang dimaksud lurus,
 
5. تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ
Tanzīlal-'Azīzir-Raḥīm
 
Sebagai wahyu, yang tersebut diturunkan oleh Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang,
 
6. لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أُنذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ
Litunẓira qawmam mā unẓira ābā'uhum fa hum ghāfilūn
 
Agar engkau memberi peringatan tegas untuk suatu kaum yang dimaksud nenek moyang merekan belum pernah diberi peringatan, oleh sebab itu itu merekan lalai.
 
7. لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَىٰ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Laqad ḥaqqal-qawlu 'alā aktharihim fa hum lā yu'minūn
 
Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, sebab mereka tidak ada beriman.
 
8. إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلَالًا فَهِيَ إِلَى الْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ
Innā ja'alnā fī a'nāqihim aghlālan fa hiya ilāl-aẕqāni fa hum muqmaḥūn
 
Sesungguhnya Kami telah lama memasang belenggu di leher mereka, sesudah itu tangan merekan (diangkat) ke dagu, maka sebab itu merekan tertengadah.
 
9. وَجَعَلْنَا مِن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ
Wa ja'alnā min bayni aydīhim saddan wa min khalfihim saddan fa aghshaynāhum fa hum lā yubṣirūn
 
Dan Kami adakan di dalam hadapan merek dinding lalu pada belakang merekan dinding (pula), juga Kami tutup (mata) merek sehingga mereka tidaklah dapat melihat.
 
10. وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Wa sawā'un 'alayhim a'anżartahum am lam tunżirhum lā yu'minūn
 
Sama sekadar bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan keras untuk dia atau tiada memberi peringatan, merek tiada akan beriman.
 
11. إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَٰنَ بِالْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ
Innamā tunżiru manittabaʿa az-zikra wa khashiyar-raḥmāna bil-ghaybi fabash-shirhu bimaghfiratin wa ajrin karīm
 
Sesungguhnya engkau semata-mata memberi peringatan keras terhadap pendatang yang dimaksud mau mengikuti peringatan keras (Al-Qur'an) serta yang mana takut untuk (Allah) Yang Maha Pemurah meskipun beliau tak melihat-Nya. Maka berilah kabar gembira kepadanya dengan ampunan dan juga pahala yang tersebut mulia.
 
12. إِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُّبِينٍ
Innā naḥnu nuḥyil-mawtā wa naktubu mā qaddamū wa āthārahum wa kulla shay'in aḥṣaynāhu fī imāmin mubīn
 
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati juga Kami menuliskan apa yang mana telah dilakukan mereka kerjakan lalu bekas-bekas yang mana mereka itu tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan pada Kitab yang tersebut jelas (Lauh Mahfuzh).
 
13. وَاضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ
Waḍrib lahum mathalan aṣḥābal-qaryati iż jā'ahal-mursalūn
 
Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang untuk mereka;
 
14. إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ
Iż arsalnā ilayhimuṡnayni fakażżabūhumā fa'azzaznā biṡāliṡin faqālū innā ilaykum mursalūn
 
(yaitu) ketika Kami mengutus terhadap mereka dua penduduk utusan, sesudah itu dia mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang tersebut diutus kepadamu."
 
15. قَالُوا مَا أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَا أَنزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِن شَيْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ
Qālū mā antum illā basharun miṡlunā wa mā anzalar-raḥmānu min shay'in in antum illā takżibūn
 
Mereka (penduduk negeri) menjawab, "Kamu ini hanyalah manusia seperti kami juga, juga Allah Yang Maha Pemurah tidaklah menurunkan sesuatu pun; kamu ini hanyalah pendusta belaka."
 
16. قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ
Qālū rabbu nā yaʿlamu innā ilaykum lamursalūn
 
Mereka berkata, "Tuhan kami mengetahui bahwa kami adalah utusan-utusan-Nya untuk kamu.
 
17. وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ
Wa mā 'alaynā illal-balāghul-mubīn
 
Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas."
 
18. قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ
Qālū innā taṭayyarnā bikum la'in lam tantahū lanarjumannakum walayamassannakum minnā 'ażābun alīm
 
Mereka (penduduk negeri) berkata, "Sesungguhnya kami bernasib malang oleh sebab itu kamu; apabila kamu tak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu juga kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami."
 
19. قَالُوا طَائِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَإِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ
Qālū ṭā'irukum ma'akum a'in żukkirtum bal antum qawmum musrifūn
 
Utusan-utusan itu berkata, "Kemalangan kamu itu adalah oleh sebab itu kamu sendiri. Apakah apabila kamu diberi peringatan keras (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tersebut melampaui batas."
 
20. وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ Wajā'a min aqṣā al-madīnati rajulun yas'ā qāla yā qawmi attabi'ul-mursalīn
 
Dan datanglah dari ujung kota, pribadi laki-laki dengan bergegas beliau berkata, "Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu.
 
21. اتَّبِعُوا مَن لَّا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ
Ittabi'ū man lā yas'alukum ajran wa hum muhtadūn
 
Ikutilah warga yang dimaksud tiada minta balasan kepadamu; lalu dia adalah orang-orang yang dimaksud mendapat petunjuk.
 
22. وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Wa mā liya lā a'budu alladhī faṭaranī wa ilayhi turja'ūn
 
Mengapa aku tak menyembah (Allah) yang dimaksud telah lama menciptakanku dan juga belaka kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan?
 
23. أَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِ آلِهَةً إِن يُرِدْنِ الرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنقِذُونِ
A'attakhidu min dūnihī ālihatan in yuridni ar-raḥmānu biḍurrin lā tug'ni 'annī shafā'atuhum shay'an wa lā yunqidhūn
 
Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain Dia? Jika Allah Yang Maha Pemurah menghendaki bencana terhadapku, niscaya syafaat mereka itu tiada memberi faedah sedikit pun bagi diriku lalu mereka tidaklah (pula) dapat menyelamatkanku.
 
24. إِنِّي إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
Innī iżan la fī ḍalālin mubīn
 
Sesungguhnya aku (kalau begitu) pasti berada pada kesesatan yang digunakan nyata.
 
25. إِنِّي آمَنتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ
Innī āman tu birabbikum fasma'ūn
 
Sesungguhnya aku sudah pernah beriman untuk Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku."
 
26. قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ
Qīla adkhulil-jannata qāla yā layta qawmī yaʿlamūn
 
Dikatakan (kepadanya), "Masuklah ke surga." Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,
 
27. بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ
Bimā ghafara lī rabbī wa jaʿalanī minal-mukramīn
 
Apa yang tersebut menyebabkan Tuhanku memberikan ampun kepadaku juga menjadikan aku salah satunya orang-orang yang mana dimuliakan."
 
28. وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِن بَعْدِهِ مِن جُندٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ Wa mā anzalnā ʿalā qawmihi min baʿdihi min jundin minas-samā'i wa mā kunnā munzilīn
 
Dan tak Kami turunkan untuk kaumnya sesudah beliau (meninggal), suatu pasukan pun dari langit lalu tidaklah layak Kami menurunkannya.
 
29. إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ
In kānat illā ṣayḥatan wāḥidatan fa'idhā hum khāmidūn
 
Tidak ada siksaan melawan merekan melainkan satu teriakan saja; maka secara tiba-tiba mereka itu semuanya mati.
 
30. يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ Yā ḥasratan ʿalal-ʿibādi mā ya'tīhim mir-rasūlin illā kānū bihī yastahzi'ūn
 
Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang orang rasul pun untuk merek melainkan merekan selalu memperolok-olokkannya.
 
31. أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ
A lam yaraw kam ahlaknā qablahum minal-qurūni annahum ilayhim lā yarji'ūn
 
Tidakkah merek memperhatikan, berapa sejumlah generasi yang tersebut sudah pernah Kami binasakan sebelum mereka, bahwa mereka itu (yang telah terjadi dibinasakan) itu tidaklah kembali terhadap mereka.
 
32. وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Wa in kullul lammā jamīʿulladaynā muḥḍarūn
 
Dan semuanya akan dikumpulkan lagi untuk Kami.
 
33. وَآيَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ Wa āyatun lahumul-arḍul-maytatu aḥyaynāhā wa akhrajnā minhā ḥabban faminhū ya'kulūn
 
Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi dia adalah bumi yang dimaksud mati. Kami hidupkan bumi itu dan juga Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari biji-bijian itu mereka itu makan.
 
34. وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ
Wa jaʿalnā fīhā jannātin min nakhīlin wa a'nābin wa fajjarnā fīhā minal-ʿuyūn
 
Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma lalu anggur dan juga Kami pancarkan padanya beberapa mata air.
 
35. لِيَأْكُلُوا مِن ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Liya'kulū min thamarihi wa mā ʿamilathu aydīhim a fa lā yashkurūn
 
Agar merekan dapat makan dari buahnya, lalu dari apa yang digunakan diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapa mereka tidaklah bersyukur?
 
36. سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ
Subḥānal-ladhī khalaqal-azwāja kullahā mimmā tunbitul-arḍu wa min anfusihim wa mimmā lā yaʿlamūn
 
Mahasuci (Allah) yang telah lama menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang dimaksud ditumbuhkan oleh bumi dan juga dari diri merekan sendiri, maupun dari apa yang dimaksud tidak ada dia ketahui.
 
37. وَآيَةٌ لَّهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ
Wa āyatun lahumul-laylu naslakhu minhun-nahāra fa'idhā hum muẓlimūn
 
Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi dia adalah malam; Kami tanggalkan siang dari waktu malam itu, maka seketika dia berada di kegelapan,
 
38. وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ Wash-shamsu tajrī limustaqarril-lahā dhālika taqdīrul-ʿazīzil-ʿalīm
 
Dan matahari berjalan dalam tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui.
 
39. وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ
Wal-qamara qaddarnāhu manāzila ḥattā 'āda kal-urjūnil-qadīm
 
Dan sudah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah sampai manzilah yang digunakan terakhir) kembalilah beliau sebagai bentuk tandan yang dimaksud tua (kering).
 
40. لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Lā ash-shamsu yanbaghī lahā an tudrika al-qamara wa lā al-laylu sābiqun nahāri wa kullun fī falakin yasbaḥūn
 
Tidaklah kemungkinan besar bagi matahari mengejar bulan kemudian waktu malam pun tak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
 
41. وَآيَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
Wa āyatun lahum annā ḥamalnā dhurriyyatahum fī al-fulkil-mashḥūn
 
Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka itu adalah bahwa Kami angkut keturunan dia di kapal yang mana penuh muatan,
 
42. وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ
Wa khalaqnā lahum min mithlihī mā yarkabūn
 
Dan Kami ciptakan untuk merek yang akan dia kendarai seperti itu.
43. وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ
Wa in nasya` nugriq-hum fa lā ṣarīkha lahum wa lā hum yungqażụn
 
Dan apabila Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi dia penolong serta tidaklah pula merekan diselamatkan.
 
44. إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَٰعًا إِلَىٰ حِينٍ
Illā raḥmatam minnā wa matā'an ilā ḥīn
 
Tetapi (Kami selamatkan mereka) lantaran rahmat yang tersebut besar dari Kami lalu untuk memberikan kesenangan hidup sampai terhadap suatu ketika.
 
 
45. وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُوا۟ مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Wa iżā qīla lahumuttaqụ mā baina aidīkum wa mā khalfakum la'allakum tur-ḥamụn
 
Dan apabila dikatakan terhadap mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang tersebut dihadapanmu kemudian siksa yang tersebut akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).
 
46. وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
Wa mā ta`tīhim min āyatim min āyāti rabbihim illā kānụ 'an-hā mu'riḍīn
 
Dan sekali-kali tiada datang terhadap merek suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka terus-menerus berpaling daripadanya.
 
47. وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
Wa iżā qīla lahum anfiqụ mimmā razaqakumullāhu qālallażīna kafarụ lillażīna āmanū a nuṭ'imu pusat belanja lau yasyā`ullāhu aṭ'amahū in antum illā fī ḍalālim mubīn
 
Dan apabila dikatakakan untuk mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang mana diberikan Allah kepadamu", maka orang-orang yang tersebut kafir itu berkata untuk orang-orang yang tersebut beriman: "Apakah kami akan memberi makan untuk orang-orang yang digunakan apabila Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan pada kesesatan yang dimaksud nyata".
 
48. وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Wa yaqụlụna matā hāżal-wa'du ing kuntum ṣādiqīn
 
Dan dia berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jikalau kamu adalah orang-orang yang benar?".
 
49. مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ
Mā yanẓurụna illā ṣaiḥataw wāḥidatan ta`khużuhum wa hum yakhiṣṣimụn
 
Mereka tiada mengantisipasi melainkan satu teriakan hanya yang digunakan akan membinasakan mereka saat mereka sedang bertengkar.
 
50. فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَآ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ
Fa lā yastaṭī'ụna tauṣiyataw wa lā ilā ahlihim yarji'ụn
 
lalu mereka tiada kuasa menciptakan suatu wasiatpun juga tidaklah (pula) dapat kembali terhadap keluarganya.
 
51. وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ
Wa nufikha fiṣ-ṣụri fa iżā hum minal-ajdāṡi ilā rabbihim yansilụn
 
Dan ditiuplah sangkalala, maka secara tiba-tiba dia pergi dari dengan segera dari kuburnya (menuju) terhadap Tuhan mereka.
 
52. قَالُوا۟ يَٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ
Qālụ yā wailanā mam ba'aṡanā mim marqadinā hāżā mā wa'adar-raḥmānu wa ṣadaqal-mursalụn
 
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang digunakan membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". Inilah yang digunakan dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah lalu benarlah Rasul-rasul(Nya).
 
53. إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Ing kānat illā ṣaiḥataw wāḥidatan fa iżā hum jamī'ul ladainā muḥḍarụn
 
Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka mendadak merekan semua dikumpulkan terhadap Kami.
 
54. فَٱلْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Fal-yauma lā tuẓlamu nafsun syai`aw wa lā tujzauna illā mā kuntum ta'malụn
 
Maka pada hari itu seseorang bukan akan dirugikan sedikitpun juga kamu tiada dibalasi, kecuali dengan apa yang dimaksud telah terjadi kamu kerjakan.
 
55. إِنَّ أَصْحَٰبَ ٱلْجَنَّةِ ٱلْيَوْمَ فِى شُغُلٍ فَٰكِهُونَ
Inna aṣ-ḥābal-jannatil-yauma fī syugulin fākihụn
 
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang di kesibukan (mereka).
 
56. هُمْ وَأَزْوَٰجُهُمْ فِى ظِلَٰلٍ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ مُتَّكِـُٔونَ
Hum wa azwājuhum fī ẓilālin 'alal-arā`iki muttaki`ụn
 
Mereka juga isteri-isteri dia berada di tempat yang mana teduh, bertelekan ke berhadapan dengan dipan-dipan.
 
57. لَهُمْ فِيهَا فَٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ
Lahum fīhā fākihatuw wa lahum mā yadda'ụn
 
Di surga itu merekan memperoleh buah-buahan lalu memperoleh apa yang mereka itu minta.
 
58. سَلَٰمٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ
Salām, qaulam mir rabbir raḥīm
 
(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
 
59. وَٱمْتَٰزُوا۟ ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ
Wamtāzul-yauma ayyuhal-mujrimụn
 
Dan (dikatakan terhadap orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang dimaksud berbuat jahat.
 
60. أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا۟ ٱلشَّيْطَٰنَ ۖ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
A lam a'had ilaikum yā banī ādama al lā ta'budusy-syaiṭān, innahụ lakum 'aduwwum mubīn
 
Bukankah Aku telah terjadi memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tiada menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang digunakan nyata bagi kamu",
 
61. وَأَنِ ٱعْبُدُونِى ۚ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Wa ani'budụnī, hāżā ṣirāṭum mustaqīm
 
Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang digunakan lurus.
 
62. وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا۟ تَعْقِلُونَ
Wa laqad aḍalla mingkum jibillang kaṡīrā, a fa lam takụnụ ta'qilụn
 
Sesungguhnya syaitan itu telah lama menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak ada memikirkan?.
 
63. هَٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Hāżihī jahannamullatī kuntum tụ'adụn
 
Inilah Jahannam yang tersebut dahulu kamu diancam (dengannya).
 
64. ٱصْلَوْهَا ٱلْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ
Iṣlauhal-yauma bimā kuntum takfurụn
 
Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.
 
65. ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
Al-yauma nakhtimu 'alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim wa tasy-hadu arjuluhum bimā kānụ yaksibụn
 
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; juga berkatalah untuk Kami tangan merek dan juga memberi kesaksianlah kaki merek terhadap apa yang dimaksud dahulu dia usahakan.
 
66. وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُوا۟ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ
Walau nasyā`u laṭamasnā 'alā a'yunihim fastabaquṣ-ṣirāṭa fa annā yubṣirụn
 
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sesudah itu mereka itu berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).
 
67. وَلَوْ نَشَآءُ لَمَسَخْنَٰهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا ٱسْتَطَٰعُوا۟ مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ
Walau nasyā`u lamasakhnāhum 'alā makānatihim famastaṭā'ụ muḍiyyaw wa lā yarji'ụn
 
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah dia pada tempat merek berada; maka mereka tidaklah sanggup berjalan lagi kemudian tidak ada (pula) sanggup kembali.
 
68. وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
Wa man nu'ammir-hu nunakkis-hu fil-khalq, a fa lā ya'qilụn
 
Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan ia untuk kejadian(nya). Maka apakah dia bukan memikirkan?
 
69. وَمَا عَلَّمْنَٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْءَانٌ مُّبِينٌ
Wa mā 'allamnāhusy-syi'ra wa mā yambagī lah, in huwa illā żikruw wa qur`ānum mubīn
 
Dan Kami tidak ada mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) lalu bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak ada lain hanyalah pelajaran dan juga kitab yang mana memberi penerangan.
 
70. لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَى ٱلْكَٰفِرِينَ
Liyunżira mang kāna ḥayyaw wa yaḥiqqal-qaulu 'alal-kāfirīn
 
Supaya beliau (Muhammad) memberi peringatan serius terhadap orang-orang yang digunakan hidup (hatinya) juga supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.
 
71. أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَٰمًا فَهُمْ لَهَا مَٰلِكُونَ
A wa lam yarau annā khalaqnā lahum mimmā 'amilat aidīnā an'āman fa hum lahā mālikụn
 
Dan apakah mereka tidak ada mengawasi bahwa sesungguhnya Kami telah dilakukan menciptakan binatang ternak untuk dia yaitu sebahagian dari apa yang tersebut sudah pernah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, sesudah itu merek menguasainya?
 
72. وَذَلَّلْنَٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ
Wa żallalnāhā lahum fa min-hā rakụbuhum wa min-hā ya`kulụn
 
Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya berubah menjadi tunggangan merekan juga sebahagiannya dia makan.
 
73. وَلَهُمْ فِيهَا مَنَٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Wa lahum fīhā manāfi'u wa masyārib, a fa lā yasykurụn
 
Dan merekan memperoleh padanya manfaat-manfaat serta minuman. Maka mengapakah dia bukan bersyukur?
 
74. وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ
Wattakhażụ min dụnillāhi ālihatal la'allahum yunṣarụn
 
Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar merek mendapat pertolongan.
 
75. لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ
Lā yastaṭī'ụna naṣrahum wa hum lahum jundum muḥḍarụn
 
Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu berubah menjadi tentara yang mana disiapkan untuk melindungi mereka.
 
76. فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ
Fa lā yaḥzungka qauluhum, innā na'lamu mā yusirrụna wa mā yu'linụn
 
Maka janganlah ucapan merek menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mana dia rahasiakan kemudian apa yang tersebut dia nyatakan.
 
77. أَوَلَمْ يَرَ ٱلْإِنسَٰنُ أَنَّا خَلَقْنَٰهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ
A wa lam yaral-insānu annā khalaqnāhu min nuṭfatin fa iżā huwa khaṣīmum mubīn
 
Dan apakah manusia tidak ada memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tanpa peringatan ia berubah menjadi penantang yang dimaksud nyata!
 
78. وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌ
Wa ḍaraba lanā maṡalaw wa nasiya khalqah, qāla may yuḥyil-'iẓāma wa hiya ramīm
 
Dan ia menimbulkan perumpamaan bagi Kami; serta beliau lupa untuk kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang mana dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah dilakukan hancur luluh?"
 
79. قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ
Qul yuḥyīhallażī ansya`ahā awwala marrah, wa huwa bikulli khalqin 'alīm
 
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang mana menciptakannya kali yang digunakan pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.
 
80. ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَآ أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ
Allażī ja'ala lakum minasy-syajaril-akhḍari nāran fa iżā antum min-hu tụqidụn
 
Yaitu Tuhan yang tersebut menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka mendadak kamu nyalakan (api) dari kayu itu".
 
81. أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلْخَلَّٰقُ ٱلْعَلِيمُ
A wa laisallażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa biqādirin 'alā ay yakhluqa miṡlahum, balā wa huwal-khallāqul-'alīm
 
Dan tidaklah Tuhan yang dimaksud menciptakan langit juga bumi itu berkuasa menciptakan yang digunakan sama dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
 
82. إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Innamā amruhū iżā arāda syai`an ay yaqụla lahụ kun fa yakụn
 
Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia.
 
83. فَسُبْحَٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Fa sub-ḥānallażī biyadihī malakụtu kulli syai`iw wa ilaihi turja'ụn
 
Maka Maha Suci (Allah) yang digunakan ke tangan-Nya kekuasaaan berhadapan dengan segala sesuatu lalu kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
 
 

Artikel ini disadur dari Surat Yasin lengkap: arab, latin, beserta artinya

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan fitur petir pengamatan komunitas mbgmengenal fitur runtuhan wild bandito dalam setiap sesi permainan mbgstarlight princess dan pengamatan komunitas seputar fitur permainannya mbgtips slot online efektif untuk kontrol lebih optimalwild bandito dan catatan komunitas mengenal fitur runtuhan mbggates of olympus dan pengalaman pemain mengamati fitur petir mbglucky neko dan pengalaman pemain mengenai fitur bonus mbgmahjong ways dan cara komunitas membaca perubahan permainan mbgstarlight princess dan pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgwild bandito dan ritme runtuhan yang menjadi bahan pembahasan mbggates of olympus membahas animasi dan efek visual yang menjadi perhatian mbglucky neko membahas unsur budaya dalam konsep permainan digital mbgmahjong ways melihat perubahan desain dalam perkembangan game modern mbgstarlight princess dan keunikan tema yang menjadi daya tarik utama mbgwild bandito dan perpaduan tema barat dengan konsep modern mbgliputan khusus rupiahgg tentang pertumbuhan ekonomi digitalrupiahgg catat rekor baru dalam inovasi layanan informasirupiahgg kaji dampak pembangunan tol terhadap ekonomirupiahgg sajikan panduan investasi aman untuk generasi mudatantangan sektor logistik indonesia versi liputan rupiahgggates of olympus dan pola perkalian yang sering diamati pemain mbglucky neko dan catatan komunitas seputar pergerakan simbol mbglucky neko dan fitur permainan yang kembali menjadi sorotan mbgmahjong ways dan pengalaman pemain terhadap perubahan ritme permainan mbgmahjong ways dan pola runtuhan yang menjadi topik komunitas mbgulasan mbg membaca mahjong ways 2 lewat susunan yang sistematisanalisis mbg mengkaji gates of olympus dari sejumlah sudutpemeriksaan mbg memahami mahjong ways 2 dengan alur yang terarahpengamatan mbg mencermati starlight princess dengan sudut pandang terarahstrategi mbg meneliti sweet bonanza dari pola yang teridentifikasisuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan sensasi berbedasuper scatter menghadirkan sensasi cepat instan dengan mekanisme responsifhabanero memberikan performa stabil dengan sistem efisienplatform digital menghadirkan hiburan fleksibel berbasis teknologipragmatic play menyajikan gameplay kreatif melalui fitur inovatifanalisis komparatif mbg membandingkan scatter emas fire strikekajian empirik mbg menelaah jackpot liar starlight princess berkilauobservasi partisipatif mbg mengamati bonus meledak di mahjong ways 2penelitian observasional mbg menelaah maxwin di big bass bonanzariset mengenai mbg dan fenomena maxwin di gates of gatot kacasecrets of cleopatra mengenal fitur infinity reels sc1spaceman mengenal konsep crash game interaktif sp6spaceman panduan penggunaan fitur auto cashout sp7wild west gold mengenal fitur sticky wild dan multiplier ww1win win fish prawn crab mengenal dadu tradisional wf1analisis hermeneutik mbg mengamati jackpot liar starlight princesseksplorasi inferensial mbg mengupas jackpot liar gates of gatot kacariset konseptual mbg menganalisis maxwin 5 lions megawaysriset mengenai mbg mengupas hujan emas di great rhino megawaysulasan ontik mbg menganalisis freespin 5 lions megaways meledakslot online dan pengamatan komunitas mbg terhadap rangkaian hasilanalisis pengalaman pengguna mbg pada permainan slot digitalcatatan pemain mbg mengenai fitur bonus slot onlinekomunitas mbg mengulas perubahan ritme sesi permainanmekanisme bonus slot online menjadi topik pengamatan komunitas mbgtreasures of aztec analisis fitur tumble patung aztec ta5treasures of aztec mengenal fitur piramida dan pengali ta1treasures of aztec pola runtuhan frame emas jadi wild ta2treasures of aztec rahasia free spin tanpa batas pengali ta3treasures of aztec strategi ritme spin otomatis manual ta4baccarat eksplorasi faktor yang mempengaruhi pengalaman digital dalam lingkungan digital moderngates of olympus hadirkan bonus storm 12 mode dengan multiplier tinggimahjong ways eksplorasi faktor yang mempengaruhi pengalaman digital sebagai landasan evaluasi berkelanjutanmetode slot online analitik agar pengelolaan lebih konsistenroulette hal yang perlu dipahami sebelum menentukan targetulasan mbg menelusuri starlight princess yang sering dibahasanalisis mbg mempelajari gates of olympus dengan metode yang berbedapanduan mbg menelaah wild bandito secara menyeluruh dan terarahracikan mbg menafsirkan mahjong ways 2 dengan sudut pandang khususmetode mbg mengamati sweet bonanza dari waktu ke waktueksplorasi mbg mengamati sweet bonanza yang sering menjadi topikgates of olympus menghadirkan fitur fleksibel berbasis pintarobservasi mbg menafsrikan gates of olympus melalui sudut pandang terbarupendekatan mbg menelaah starlight princess secara terstruktur dan detailstrategi mbg menelusuri starlight princess secara komprehensifstrategi rotasi spin yang mengamati pola permainan captains bounty dan perkembangan trensuper scatter sajikan bonus divine 172 mode dengan mekanisme barubaccarat mengapa pendekatan terukur lebih sering dianjurkan melalui analisis kuantitatif dan kualitatifgates of olympus hadirkan bonus celestial 198 mode dengan multiplier tinggimahjong ways 2 eksplorasi faktor yang mempengaruhi pengalaman digital untuk pengambilan keputusan yang lebih bijakpembahasan mbg memeriksa gates of olympus berdasarkan parameter khususobservasi mbg mengupas starlight princess melalui pengamatan sistematiscatatan mbg meninjau sweet bonanza lewat sudut pandang analitiseksperimen mbg menguraikan mahjong ways 2 melalui pendekatan faktualstudi mbg meneliti mahjong ways 2 dari perspektif data aktualkajian komprehensif mbg menganalisis scatter emas bonanza goldkajian prediktif mbg mengupas cahaya petir egyptian fortunesriset dialogis mbg menelaah kejutan scatter emas madame destinyriset kontemplatif mbg meninjau hujan emas sweet bonanza 2500telaah dialektis mbg membongkar peluang ganda mahjong ways 2slot online modern sajikan bonus harian dengan fitur lebih inovatifsuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan mekanisme sederhanawild bounty sajikan bonus petualangan harta dengan fitur eksplorasi baruhabanero memberikan kestabilan performa melalui sistem efisienpgsoft rilis bonus visual dinamis dengan animasi lebih hidupojk kripto dan fruit party dibahas dengan parameter teknis terbaruojk kripto muncul pada bonanza gold dengan evaluasi teknis terarahrupiah dalam gates of olympus ditelaah melalui pendekatan metodis terstrukturrupiah dan zeus vs hades masuk pembahasan analitis yang lebih mendalamsound horeg dalam wild west gold dikaji melalui perspektif sosial terarahekosistem baru dan terintegrasi memberikan ruang baru bagi mahjongekosistem teknologi digital memberikan ruang baru bagi mahjong waysekosistem teknologi terintegrasi memberikan pengalaman baru bagi mahjong ways 2maju pesatnya arsitektur digital terintegrasi memberikan ruang baru bagi mahjong ways 2maju pesatnya ekosistem teknologi baru memberikan pengalaman fleksibel bagi mahjong wayspengalaman baru dan fleksibel membawa mahjong ways menuju ekosistem teknologipengalaman fleksibel dan digital membawa mahjong menuju arsitektur barupengalaman fleksibel terintegrasi memberikan ruang digital bagi mahjong ways 2arsitektur teknologi baru membawa mahjong ways menuju ekosistem fleksibelarsitektur teknologi digital membawa mahjong ways 2 menuju pengalaman fleksibeleksplorasi naturalistik mbg membahas hujan emas gates of olympuskajian hermeneutis mbg menganalisis freespin big bass bonanzariset deskriptif mbg mengamati cuan fruit party bercahayariset integral mbg menilai cahaya wild west gold yang liarulasan kontekstual mbg mengamati scatter sweet bonanza 2500big bass bonanza berikan bass scatter dengan scatter emas mbgkajian interdisipliner mbg menelaah kejutan maxwin di 5 lions megawaysobservasi operasional mbg mengamati jackpot liar di gates of gatot kacapenelitian eksistensial mbg meninjau bonus meledak di bonanza goldtelaah imajinatif mbg membahas fenomena maxwin di wild west goldkajian struktural mbg meninjau kejutan bonus meledak di gates of olympusmahjong ways sajikan cahaya ways dengan jackpot liar mbgriset deduktif mbg menelaah cahaya jackpot liar di great rhino megawaystelaah metodologis mbg mengamati freespin liar di madame destiny5 lions megaways hadirkan megaways petir dengan scatter emas mbgobservasi partisipatif mbg mengamati petir koi gate berkilauriset phenomenon mbg menelaah bonus meledak sugar rushulasan tematik mbg menganalisis cahaya wild bounty showdownartikel spekulatif mbg meninjau bonus meledak egyptian fortunesobservasi naturalistik mbg mengamati bonus sugar rush bercahayapengkajian mbg menelaah cuan besar gates of gatot kacatelaah hermeneutik mbg menelaah cahaya scatter emas di koi gateanalisis hermeneutik mbg mengamati jackpot liar di buffalo kingkajian fenomenologis mbg mengamati peluang ganda bonanza goldkritik mbg menilai scatter emas fruit party bercahayathe dog house hadirkan dog scatter dengan scatter emas mbgthe dog house sajikan dog scatter dengan freespin meledak mbg5 lions megaways tampilkan singa scatter dengan scatter emas mbglucky neko tampilkan lucky petir dengan scatter emas mbgsugar rush sajikan rush scatter dengan hujan emas mbghabanero sajikan bonus harian konsisten dengan sistem efisienmahjong ways hadirkan bonus jalur simbol unik dengan nilai tinggipragmatic play tawarkan bonus putaran ekstra dengan sistem baruslot online modern sajikan bonus fleksibel dengan fitur interaktifstarlight princess hadirkan bonus cahaya berlapis dengan hadiah menariksuper scatter hadirkan bonus cepat dengan distribusi instansuper scatter hadirkan bonus cepat dengan efek responsifsuper scatter hadirkan bonus instan dengan efek cepatsuper scatter sajikan bonus instan cepat dengan peluang luaswild bounty hadirkan bonus petualangan liar dengan fitur eksplorasiwild bounty tawarkan bonus eksplorasi baru dengan sistem dinamiswild bounty tawarkan bonus perburuan emas dengan fitur barupgsoft hadirkan bonus visual elegan dengan animasi haluspgsoft hadirkan bonus visual interaktif dengan animasi menarikpgsoft sajikan bonus animasi dinamis dengan tampilan menarik6789101191011121314978979980981982983151617181920345678123456