Harga pangan beras-bawang dan juga cabai hingga telur naik per 22 Juli

Ibukota Indonesia – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatatkan data beberapa jumlah pangan mulai beras, bawang, cabai, daging sapi, hingga telur ayam mengalami kenaikan tarif di dalam tingkat peniaga eceran pada seluruh wilayah Tanah Air per 22 Juli 2024.
Berdasarkan data yang tersebut dilansir dari Panel Harga Bapanas, pada Awal Minggu (22/7) pukul 10.50 WIB, mencatatkan rata-rata nilai beras premium di tingkat penjual eceran naik sebesar 1,16 persen atau Rp180 berubah jadi Rp15.710 per kilogram (kg).
Kemudian beras medium naik 0,37 persen atau Rp50 berubah menjadi Rp13.610, juga beras stabilitas pasokan serta nilai tukar pangan (SPHP) Bulog juga naik 0,24 persen atau Rp30 berubah menjadi Rp12.640.
Sama halnya pada tarif komoditas bawang merah naik 0,75 persen atau Rp230 berubah menjadi Rp30.830 per kg; begitu pun bawang putih bonggol naik 0,77 persen atau Rp310 berubah menjadi Rp40.410 per kg.
Selain itu, nilai cabai merah keriting juga terpantau naik 1,12 persen atau Rp500 berubah menjadi Rp45.110 per kg; tak lama kemudian cabai rawit merah melonjak naik 1,46 persen atau Rp1.530 berubah jadi Rp63.650 per kg.
Kemudian harga jual daging sapi juga naik 0,58 persen atau Rp790 dalam level Rp136.120 per kg; sementara daging ayam ras turun 1,13 persen atau Rp400 bermetamorfosis menjadi Rp35.030 per kg; kemudian telur ayam ras naik 0,92 persen atau Rp270 berubah jadi Rp29.460 per kg.
Lalu kedelai biji kering (impor) naik 1 persen atau Rp120 dalam level Rp12.130 per kg; gula konsumsi naik 0,56 persen atau Rp100 berubah menjadi 18.070 per kg.
Selanjutnya, minyak goreng kemasan mudah naik 0,61 persen atau Rp110 menjadi Rp18.090 per kg; sementara minyak goreng curah turun 0,81 persen atau Rp130 berubah menjadi Rp15.920 per kg.
Berikutnya tepung terigu curah naik 0,10 persen atau Rp10 dalam level Rp10.290 per kg; tepung terigu kemasan naik 0,75 persen atau Rp100 di dalam tarif Rp13.380 per kg; jagung di dalam tingkat peternak naik 1,05 persen atau Rp60 menjadi Rp5.760 per kg; sementara garam halus beryodium turun 0,17 persen atau Rp20 berubah menjadi Rp11.440 per kg.
Sementara itu, biaya beberapa jenis ikan kompak naik, yakni ikan kembung naik 5,63 persen atau Rp2.070 bermetamorfosis menjadi Rp38.860 per kg; ikan tongkol naik 2,62 persen agau Rp820 menjadi Rp32.070 per kg; tak lama kemudian ikan bandeng naik 3,22 persen atau Rp1.030 berubah menjadi Rp32.970 per kg.
Artikel ini disadur dari Harga pangan beras-bawang dan cabai hingga telur naik per 22 Juli





