pemerintahan berencana ubah BPDPKS jadi BPDP

kalau kita lihat kelapa, karet, kakao ketinggalan mirip kelapa sawit, padahal kan ini genre-nya sama
Jakarta – Menteri Koordinator Sektor Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan rencana pemerintah untuk mengubah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bermetamorfosis menjadi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Konversi yang dimaksud diarahkan untuk meningkatkan hasil sektor perkebunan pada masing-masing tempat melalui pengelolaan dana yang tersebut tak hanya sekali berfokus pada perkebunan kelapa sawit.
“Makanya kemarin BPDPKS itu kita akan konversi berubah menjadi BPDP. Pendanaan perkebunan diantaranya pada dalamnya kakao, kelapa kemudian karet. Jadi kalau kita lihat kelapa, karet, kakao ketinggalan serupa kelapa sawit, padahal kan ini genre-nya sama” kata Airlangga pada waktu ditemui usai acara Perayaan Hari Jadi Ke-58 Kementerian Koordinator Lingkup Perekonomian di dalam Jakarta, Kamis.
Airlangga menjelaskan nantinya BPDP ditugaskan untuk merevitalisasi komoditas flora lainnya, utamanya perkebunan kakao, kelapa dan juga karet.
Menurut dia, pengelolaan dana perkebunan diperlukan guna memaksimalkan hasil perkebunan setiap-tiap area ke Indonesi secara merata untuk menyediakan materi baku bagi sektor lainnya.
Dalam hal ini, Airlangga memberikan contoh perkebunan kakao di wilayah Sumatera lalu Kalimantan yang mempunyai prospek lebih lanjut untuk dikembangkan lagi.
“Oleh dikarenakan itu, kemarin kita akan dorong juga bidang kakao untuk kita dongkrak kembali. Kakao itu kan kebunnya 800 ribu ha pada pada waktu puncak (panen). Tetapi pada waktu sekarang dalam bawah 200 ribu ha. Sehingga pada ketika lapangan usaha kita bangun malah kurang materi baku,” ujarnya.
Sebelumnya pada Rabu (25/7), Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menemui Menko Perekonomian Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian DKI Jakarta untuk mengkaji rencana konversi BPDPKS.
"Ya itu kan kita rapat BPDPKS, BPDP sawit," ucapnya.
Artikel ini disadur dari Pemerintah berencana ubah BPDPKS jadi BPDP





