Menhan Prabowo Melakukan Pertemuan Imam Besar Al Azhar Mesir, Akui Kagumi Sejarah Mesir
Jakarta – Menteri Keamanan atau Menhan Prabowo Subianto menerima kunjungan Imam Besar atau Grand Syekh Al Azhar dengan syarat Mesir, Ahmed Al Tayeb di dalam Kantor Kementerian Pertahanan, DKI Jakarta pada Rabu, 10 Juli 2024.
Dalam pertemuannya dengan Imam Besar Al Azhar, Prabowo mengaku mengagumi sejarah serta perjuangan rakyat Mesir. Terlebih lagi, katanya, Mesir merupakan bangsa yang dekat di hati rakyat Indonesia.
“Karena Mesir adalah salah satu negara yang dimaksud pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia,” ujar presiden terpilih 2024-2029 itu, di pernyataan tertulis, Kamis, 11 Juli 2024.
Selain itu, ia menyatakan bahwa kementeriannya berikrar untuk menciptakan hubungan pertahanan bilateral yang harmonis dengan Mesir. Prabowo juga menyebut, hubungan pertahanan bilateral ini akan menguntungkan kedua negara.
Sebelumnya, Imam Besar Al Azhar, Ahmed Al Tayeb bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam Istana Kepresidenan, Ibukota Indonesia pada Selasa, 9 Juli 2024. Al Tayeb tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB.
Jokowi menerima secara langsung Imam Besar Al Azhar dengan syarat Mesir ini untuk mengisi buku tamu. Tidak ada pernyataan yang dimaksud diberikan oleh Jokowi maupun Al Tayeb.
Setelah diterima oleh Jokowi dalam ruang kredensial, rombongan Imam Besar Al Azhar melakukan penghadapan tatap muka secara tertutup pada Ruang Jepara Istana Merdeka. Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan juga Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Imam Besar Al Azhar selama Mesir tercatat tiga kali berkunjung ke Indonesia di satu dekade terakhir. Dua kunjungan pertama berlangsung pada 2016 kemudian 2018.
Pada kunjungan yang tersebut ketiganya, Al Tayeb dijadwalkan akan berada pada Indonesi selama empat hari, yaitu pada 8 sampai 11 Juli 2024. Imam Besar Al Azhar juga dijadwalkan mengisi Kuliah Umum dalam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Agenda lain Al Tayeb selama empat hari dalam Tanah Air juga mencakup diskusi bersatu para tokoh lintas agama, juga bertemu dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan juga Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), juga Pusat Studi Al-Qur’an.
DANIEL A. FAJRI
Artikel ini disadur dari Menhan Prabowo Bertemu Imam Besar Al Azhar Mesir, Akui Kagumi Sejarah Mesir




