Mahasiswa di 4 Kampus Hal ini Deklarasi Bersama Melawan Judi Online, Simak Seruannya
Jakarta – Deklarasi aksi peserta didik bertarung dengan judi online datang dari empat perguruan tinggi. Seruan diwujudkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negara Indonesia (BEM UI), BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Jakarta, juga BEM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Disebutkan, pemberitahuan aksi lawan judi online ini bermetamorfosis menjadi bagian dari penolakan tegas terhadap segala bentuk praktik judi pada Indonesia. Keempat organisasi siswa itu menyatakan judi online menghancurkan nilai-nilai moral kebangsaan serta mengancam masa depan generasi muda Indonesia.
Gerakan ini juga disebut berubah menjadi bagian dari kegiatan edukasi, kampanye, juga advokasi untuk memberantas judi online. Seperti disampaikan Ketua BEM UI, Verrel Uziel, di informasi ditulis yang digunakan diterima Tempo, Kamis, 1 Agustus 2024, “Ini ancaman nyata bagi anak bangsa, menghancurkan integritas moral penerus bangsa.”
Sekretaris Jenderal Dema UIN Jakarta, Zulfikar, mengungkapkan judi online dapat merobohkan masa depan generasi muda yang digunakan seharusnya cerah kemudian penuh prestasi. Dia mengawasi praktik judi online ini akan mengganggu Negara Indonesia di menyongsong masa depan gemilang 2045 mendatang.
“Mahasiswa Negara Indonesia harus berubah jadi garda terdepan di perjuangan ini, berdiri tegak berperang melawan segala bentuk ketidakadilan serta kehancuran moral yang ditimbulkan oleh judi online,” ucap Wakil Ketua BEM UPNVJ, Faizul Amri, menambahkan.
Sementara itu, Ketua BEM Untirta, Gymnastiar, membeberkan diperkenalkan judi online memberikan regresi terhadap intelektualitas, mengakibatkan ketergantungan, dan juga menjerumuskan pelajar pada lingkaran bahaya yang tersebut sulit terlepas. “Para peserta didik akan menyuarakan juga membumikan edukasi tentang bahaya judi online, dan juga menggalakkan negara untuk memperketat regulasi juga penegakan hukum terhadap pelaku judi online,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi juga Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengundang generasi muda di antaranya dari kalangan siswa untuk mengambil andil secara bergerak memerangi judi online. Ajakan itu disampaikan dikarenakan mengamati banyaknya penduduk di Indonesia yang digunakan mengalami permasalahan akibat judi online lalu akhirnya mengalami keretakan pada keluarga.
“Saya mengundang sama-sama kita semua memerangi judi online, oleh sebab itu judi online ini bukanlah hanya saja mengacaukan ekonomi keluarga, tapi juga hubungan ke di keluarga itu sendiri,” kata Budi pada keterangannya pada Senin, 17 Juni 2024.
Budi menyatakan kemajuan teknologi di era digitalisasi memang sebenarnya menghadirkan dampak positif, namun dalam samping itu terdapat efek negatif yang digunakan juga menyertainya. Bahkan apabila tiada ditangani dengan baik, nilai-nilai negatif dari teknologi dinilai Budi dapat berubah menjadi penyakit kemudian penyimpangan di pada keberadaan bermasyarakat.
Artikel ini disadur dari Mahasiswa di 4 Kampus Ini Deklarasi Bersama Melawan Judi Online, Simak Seruannya





