Luis Alberto Lopez Pendarahan Otak usai Kalah KO dari Angelo Leo

Mantan juara kelas bulu IBF, Luis Alberto Lopez (30-3, 17 KO), dilaporkan mengalami pendarahan otak kecil usai kekalahan KO ronde kesepuluh dari Angelo Leo. Luiz Alberto Lopez berjuang di dalam antara hidup serta meninggal pada pertarungan Hari Sabtu malam, 10 Agustus lalu, di area Tingley Coliseum, Albuquerque, New Mexico, A.S.
ESPN melaporkan bahwa Lopez, 30, telah terjadi pulih dari pendarahan otak kecil yang dideritanya akhir pekan lalu ketika melawan Angelo Leo. Keputusan Wasit yang Meresahkan Apa yang digunakan merisaukan dari pertarungan ini adalah bagaimana wasit memberikan hitungan ketika Lopez berada di area berhadapan dengan kanvas, telentang setelahnya dijatuhkan dengan keras oleh hook kiri dari Leo pada ronde kesepuluh.
Cara Lopez jatuh terlebih dahulu tanpa menahan jatuhnya serta terdiam sejenak merupakan tanda bahwa wasit seharusnya segera menghentikan pertarungan. Namun, secara mengejutkan, ia memberikan hitungan terhadap Lopez hingga ia menghitungnya keluar.
Setelah itu, orang-orang di area media sosial mengkritisi wasit akibat tiada segera meminta-minta regu medis masuk ke pada ring untuk memeriksa kondisi Lopez. Belum ada kabar mengenai apakah karier petinju jika Meksiko ini sudah pernah berakhir atau apakah ia akan memilih untuk melanjutkannya setelahnya ini.
Ia telah terjadi berjuang keras pada laga ini dengan kemampuan Leo, dan juga ia tiada dapat melukainya dengan pukulan kerasnya atau memperlambatnya seperti yang digunakan ia lakukan pada lawan-lawannya di tempat masa lalu. Lopez berjuang keras sejak ronde kedelapan dikarenakan pukulan Leo yang tersebut menghantamnya, dan juga anda dapat mengawasi bahwa ia sangat lelah.
Kecepatan pertarungan serta banyaknya pukulan Leo yang mana mengenai Lopez menghasilkan sang juara IBF itu kelelahan, sehingga membuatnya rentan lalu memasuki ronde kesepuluh.
Para penggemar pada media sosial menyerukan agar Lopez pensiun pasca ini. Mereka mengkhawatirkan kesehatannya, namun itu adalah keputusannya. Tidak jelas apakah beliau telah lama memunculkan cukup uang untuk pensiun.






