Bisnis

Penerapan Employee Well Being, PT Pegadaian Resmikan Layanan Daycare

JAKARTA – Di momen hari kemerdekaan RI ke-79, PT Pegadaian meresmikan layanan daycare sebagai wujud implementasi Employee Well-being Policy (EWP) yang sekaligus membantu perjuangan para orang tua bekerja di dalam lingkungan perusahaan pada menyeimbangkan pekerjaan lalu keluarga. Peresmian ini diselenggarakan di area Kantor Pegadaian Kenari DKI Jakarta Pusat, pada Selasa (20/08).

Peresmian daycare ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang dimaksud dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan kemudian Direktur Human Capital PT Pegadaian, E R A Taufiq didampingi Ketua Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP) Pusat, Hesti Damar.

Sejalan dengan imbauan Menteri BUMN RI, Erick Thohir agar perusahaan BUMN dapat menyediakan sarana penitipan anak sebagai bentuk dukungan pada upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan, sehingga orang tua dapat bekerja efektif tanpa mengabaikan permintaan anak. Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa perusahaan terus berupaya untuk memperhatikan isu kebugaran mental serta well being seluruh karyawan.

“Perusahaan terus berupaya memperhatikan isu mental health lalu well being karyawan. Harapannya dengan dibukanya daycare ini bisa jadi menjadi solusi bagi karyawan sebagai orang tua bekerja agar lebih besar tenang pada menjalankan pekerjaan sehari-hari, akibat anak-anak mendapatkan perhatian serta pengasuhan yang dimaksud tepat, dan juga di lingkungan yang digunakan baik serta sehat,” ungkap Damar.

Tidak hanya saja sebagai tempat bermain, Daycare Pegadaian dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan, memenuhi permintaan anak, juga memperhatikan aspek berkembang kembang anak melalui berbagai fasilitas, diantaranya Ruang Bayi, Ruang Batita, Ruang Balita, Ruang Bermain, Ruang Kreasi Anak, Ruang Laktasi, dan juga Toilet Khusus Anak.

“Kami merancang daycare ini bukan hanya sekali menjadi tempat bermain, namun juga tempat bersosialisasi, belajar, mendapatkan makanan bergizi, juga menjadi ruang agar anak-anak bertambah mengalami perkembangan lalu mengasah kreativitasnya. Kami harap sarana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya juga dapat menghasilkan kembali nilai positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga karyawan Pegadaian,” tambah Damar.

Related Articles

Back to top button