Google Search Hadirkan Fitur Halaman Web Terarsip dari Dunia Maya Archive

CUPERTINO – Google Search tawarkan pengalaman penelusuran yang lebih tinggi mendalam dengan mengintegrasikan halaman web yang diarsipkan oleh Jaringan Internet Archive.
Pada pencarian Google akan menampilkan tautan ke halaman-halaman yang dimaksud telah lama diarsipkan di dalam Wayback Machine, alat pengarsipan digital milik Jaringan Internet Archive.
Kemitraan antara Google dan juga Siber Archive ini memungkinkan pengguna untuk mengakses versi lama dari situs web yang digunakan kemungkinan besar tidak ada lagi aktif.
Dengan adanya integrasi ini, Google dapat menyajikan konteks historis tambahan tentang situs web, yang akan mempermudah pengguna pada menjelajahi informasi yang digunakan sudah lama ada di dalam internet.
“Banyak pengguna, termasuk peneliti, menghargai kemampuan untuk meninjau versi halaman web sebelumnya apabila tersedia. Itulah sebabnya kami menambahkan tautan ke Wayback Machine milik Dunia Maya Archive ke fasilitas ‘Tentang Halaman Ini’,” tulis Google seperti yang mana dilansir dari 9to5google.
Mark Graham, Direktur Wayback Machine, menambahkan bahwa teknologi milik Siber Archive sudah pernah menyimpan situs web selama 25 tahun. Meskipun situs web yang disebutkan mungkin saja sudah ada lama tak dikunjungi, pada saat ini pengguna dapat melihatnya kembali melalui Google Search.
“Hanya sekali klik pengguna dapat membuka portal ke web yang lebih lanjut lengkap lalu kaya web yang mana mengingat apa yang telah terjadi dilupakan orang lain,” ujar Graham.
Untuk mengakses tautan Wayback Machine, pengguna hanya saja perlu melakukan pencarian dalam Google Search seperti biasa. .
Dengan layanan baru ini, pencarian informasi lama menjadi lebih lanjut mudah dan juga bermanfaat, memberikan akses ke arsip digital yang tersebut sebelumnya kemungkinan besar sulit dijangkau.





