Cerita Komedian Nunung Sakit Hati pada Anak, Tidak Diperhatikan ketika Hambatan Perekonomian

JAKARTA – Komedian Nunung pernah merasakan sakit hati pada anaknya yang tiada pernah memerhatikannya. Bahkan, Nunung bukan menyesal dengan kehidupannya ketika ini yang digunakan kesulitan secara finansial akibat selama ini menjadi tulang punggung keluarga.
Nunung percaya bahwa Allah telah lama menitipkan rezeki berlebih yang digunakan tidak hanya saja untuknya, juga untuk keenam saudaranya. Nunung juga berkaca pada ajaran Islam, yang harus selalu menolong saudara, teristimewa ketika kesulitan.
“Saya tidak ada pernah menyesal oleh sebab itu dari tujuh bersaudara saya, memang benar saya yang mana diberikan talenta mirip Allah, yang dimaksud diberi rezeki berlebihan sejenis Allah, dari yang dimaksud enam itu memang benar pada ketika itu memang sebenarnya membutuhkan pertolongan saya,” ujar Nunung di area kawasan Tebet, Ibukota Selatan, belum lama ini.
Hanya saja, Nunung menyadari bahwa selama ini dirinya kurang bijaksana di mengurus keuangannya hingga akhirnya tabungannya lama kelamaan terkuras habis.
“Tapi ya saya kemungkinan besar keliru langkah waktu itu karena, terlena bahwa hidup saya ini dikejar duit bukanlah saya yang tersebut dikejar duit. Jadi ya saya pengin bahagia ya dengan mampu membahagiakan keluarga saya,” lanjutnya.
Nunung kemudian menceritakan dirinya sempat kecewa dengan sikap keluarganya di area sedang kondisinya yang mana sakit. Bahkan, Nunung sampai memblokir seluruh kontak keluarganya, termasuk anak-anaknya oleh sebab itu merasa tak diperhatikan kondisi kesehatannya.
“Kalau aku menyesal, enggak. Kecewa pernah, aku pernah kecewa, pasti ya, Pada pada waktu aku dulu pernah nge-block semua keluarga cuma cuma dikarenakan aku orang ibu pada Indonesia, di area dunia pun, kepengin banget kalau pisah mirip anak itu ditanya kabar, ditanya kesehatan, itu telah jadi suatu kebanggaan,” ucap dia.
Sampai akhirnya dia menyadari kesalahannya yang mana terkesan mengabaikan Nunung. Nunung sendiri sudah ada memaafkan kesalahan mereka. Nunung pun merasa bahagia mengamati perhatian anak-anaknya meskipun hanya sekali sekedar mengingatkannya untuk selalu menjaga kesehatan.
“Akhirnya dengan aku nge-block itu mereka sadar, ya udah, Allah aja setiap saat (memaafkan), masa saya sebagai manusia nggak memaafkan saudara saya sendiri. Orang lain aja saya maafkan kok. Ya udah sekarang merek telah ‘Ya udah jaga kesehatan’, walau pun belum semua ya, tapi paling enggak anak, terus cucu, ‘Sehat, …..’ itu udah bahagia banget, itu kayak aku hebat banget,” ujar Nunung.






