Camaro Futsal Competition 2024, Galang Sinergitas Pihak Terkait Pasar Modal dan juga Wartawan

Capital Market Journo (Camaro), organisasi pewarta Pasar Modal, kembali mengadakan kompetisi futsal ketujuh kalinya pada 2024 di area Goedang Futsal Kalimalang, Jatinegara, DKI Jakarta Timur. Kompetisi futsal ini melibatkan kontestan dari para stakeholder serta wartawan bursa modal sejak 2017.
Ketua pelaksana Camaro Futsal Competition 2024, Achmad Fauzi mengungkapkan kompetisi ini merupakan tradisi silaturahim antara para pewarta dengan stakeholder yang tersebut ada di dalam bursa modal Indonesia. Fauzi mengatakan, kompetisi yang disebutkan dijadikan sebagai event interaksi selain konferensi pers atau wawancara pada keseharian.
“Kompetisi futsal ini telah tujuh kali diadakan ya, tujuan kita sih supaya sinergi cuma antara stakeholder dengan para wartawan. Jadi tak belaka konferensi pers, tetapi pada bingkai sportivitas seperti futsal ini,” jelas Fauzi di tempat lokasi, Hari Sabtu (7/9/2024).
Fauzi mengungkapkan di perhelatan Camaro futsal competition ketujuh ini, terdapat 24 kelompok yang berkompetisi, dengan total hadiah sebesar Rp70 Juta. “Kita ada 16 regu korporasi serta 8 pasukan dari wartawan, partisipan semuanya cuma dari Ibukota saja,” jelas Fauzi.
Lebih lanjut, Fauzi menyatakan Camaro Futsal Competition ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam setiap perhelatan kompetisi ini, beliau menuturkan semangat sportivitas antar wartawan juga korporasi di area lingkungan ekonomi modal, dapat terus terbina sehingga terbingkai pada sinergisitas jangka panjang.
“Untuk kompetisi tahun ini, yang digunakan paling berbeda kita punya maskot terbaru dan juga tak lupa hadiah yang dimaksud lebih banyak banyak pada Camaro Futsal Competition 2024 ini,” tegas Fauzi.
Diketahui, perhelatan Camaro Futsal Competition 2024 ini turut pula dihadiri Sekretaris Jenderal FFI, Michael Victor Sianipar; Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Industri Keuangan, Aset Keuangan Digital juga Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi; Direktur Pengembangunan BEI, Jeffrey Hendrik lalu beberapa jumlah perwakilan stakeholder pangsa modal lainnya.






