Bidik Pemilik Rumah Pertama, Lippo Cikarang Meluncurkan Sistem Baru

JAKARTA – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil meraih pra transaksi jual beli sebanyak Rp741 miliar pada Semester I/2024. Pencapaian yang dimaksud sebagian besar didorong oleh transaksi jual beli komoditas perumahan juga ruko yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 68% juga 20%. Adapun item yang digunakan banyak diminati pada kategori perumahan tapak adalah XYZ Livin kemudian Cendana Spark North.
Presiden Direktur LPCK Gita Irmasari mengatakan, perusahaan juga memperkenalkan lini produk-produk baru di dalam Lippo Cikarang Cosmopolis bernama XQ Livin yang tersebut terdiri dari tipe X lalu Q Livin. ”Tipe X Livin mencakup X3 (56,5m2) dengan harga jual mulai Rp609 jt dan juga X5 (61,5m2) dengan nilai tukar mulai Rp643 juta,” katanya di siaran pers, Selasa (13/8/2024).
Tipe Q Livin sendiri mempunyai empat ukuran, yaitu Q10 (36m2), Q11 (39,6m2), Q20 (42,9m2), dan juga Q21 (46,8m2), dengan biaya mulai dari Rp322 jt hingga Rp492 juta. Gita juga menyebutkan bahwa LPCK akan terus berinovasi dan juga memperluas penawaran item untuk pemilik rumah pertama, dengan meluncurkan barang perumahan baru yang tersebut terjangkau di dalam Lippo Cikarang Cosmopolis.
Di samping itu, LPCK juga berikrar melanjutkan pengerjaan agar dapat melakukan serah terima tepat waktu untuk konsumen. Diketahui, permintaan pangsa terhadap perumahan tapak di dalam Jabodetabek terus meningkat pada paruh pertama tahun 2024. Fakta ini menurut laporan Cushman & Wakefield Indonesia, perusahaan layanan real estat komersial global.
Di berada dalam situasi tersebut, permintaan didominasi segmen menengah (Rp1 miliar-1,7 miliar) yang tersebut berkontribusi sebesar 29,5% terhadap total permintaan. Adapun rata-rata penyerapan untuk setiap perumahan mencapai 14 unit per bulan, dengan Tangerang mengatur dengan rata-rata penyerapan per perumahan tertinggi, yaitu rata-rata 15 unit/bulan, disusul Bekasi 14 unit/bulan. Disebutkan juga bahwa lingkungan ekonomi properti rumah tapak (landed house) akan terus bertumbuh sepanjang tahun 2024.






