Teknologi

Awan Lokal Tumbuh, Suhu Minimum ke Bandung Mulai Naik Lagi

Bandung – Suhu udara di malam hari ke pagi ke Bandung, Jawa Barat, mulai menghangat sepekan terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di dalam wilayah Jawa Barat salah satunya Bandung Raya pada 24-26 Juli 2024 di situasi cerah berawan.

“Potensi hujan ringan di skala lokal dan juga kemungkinan angin kencang masih ada di sebagian daerah,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu lewat pernyataan tertulis, Rabu 24 Juli 2024.

Berdasarkan dinamika cuaca pada skala regional yang diamati BMKG, anomali suhu permukaan air laut di dalam perairan wilayah Jawa Barat sedikit hangat. Kondisi itu yang tersebut menggerakkan pertumbuhan awan hujan pada skala lokal.

Sedangkan dari hasil analisis pola angin, wilayah Bandung Raya masih didominasi oleh angin timuran atau monsun Australia yang mana menyebabkan massa udara dingin juga kering. Pada umumnya angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam. 

Selain angin, factor awan bergabung mempengaruhi suhu dingin yang dirasakan warga pada saat musim kemarau pada di malam hari hingga pagi. Sedikit tutupan awan menyebabkan sinar matahari terasa terik pada siang hari.

Kondisi sebaliknya ketika langit mulai gelap, radiasi panas yang mana disimpan daratan dilepaskan secara langsung ke angkasa. “Faktor ini menyebabkan permukaan Bumi mendingin dengan cepat,” ujarnya.

Kehadiran awan pada langit mengempiskan rute cepat pendinginan itu dari di malam hari hingga pagi. Dari catatan BMKG, suhu terdingin di Bandung terbentuk pada 15 Juli 2024 yang dimaksud terukur 16,2 derajat Celsius. Pada hari-hari berikutnya, suhu minimum itu mulai meningkat perlahan.

Pada 17 Juli, suhu minimumnya 18,8 derajat. Pada 18 serta 19 Juli per individu 19,8 derajat kemudian 18,0 derajat. Suhu minimum pada Bandung sempat turun lagi pada 21 Juli (17,6 derajat) tapi kemudian melakukan pergerakan naik lagi pada 22 Juli (18,4 derajat), sesudah itu 23 Juli (19,4 derajat), juga 24 Juli (19,2 derajat).

Prakiraan BMKG, pada Kamis 25 Juli, suhu udara berkisar 19,0–30,4 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 45–90 persen. Angin berarah dari tenggara berkecepatan 5-19 kilometer per jam. Pada Hari Jumat 26 Juli, suhu udara 18,4–30,2 derajat, kelembapan udara 50–90 persen dengan arah angin dari tenggara berkecepatan 5-18 kilometer per jam.

Artikel ini disadur dari Awan Lokal Tumbuh, Suhu Minimum di Bandung Mulai Naik Lagi

Related Articles

Back to top button