Penyamaran Gila Jake Paul Bobol UFC 306, Fans: Itu Kamu? Sialan!

Jake Paul sukses menyamar setelahnya tidaklah dikenali ketika ia mengaku secara ilegal menyelinap masuk ke UFC 306 untuk menentang larangan bos UFC Dana White. Petinju yang mana pada saat ini menjadi YouTuber itu bersikeras bahwa ia telah dilakukan dilarang mengunjungi acara UFC sejak 2021.
Jake Paul, 27 tahun, mengungkapkan bahwa ia dilarang mengunjungi acara yang mana diselenggarakan oleh White pasca ia berhadapan dengan komentator Daniel Cormier pada UFC 261. Namun, ia menentang larangannya pada akhir pekan lalu dengan menyelinap masuk ke UFC 306 dengan penyamaran yang tersebut menakjubkan.
Jake Paul melakukan penyamaran gila yang disebutkan oleh sebab itu ia sangat ingin menyaksikan temannya, Sean O’Malley, yang berupaya mempertahankan penghargaan juara kelas bantam melawan Merab Dvalishvili. Ia mengunggah video ke akun media sosialnya pada mana ia mengenakan pakaian serta wig yang tersebut sangat berbeda yang mana dipasangkan dengan jenggot juga kacamata palsu, kemudian mengklaim bahwa ia menyelinap masuk ke pada acara yang disebutkan secara “ilegal”.
Dia berkata: ”Saya berisiko masuk penjara jikalau saya tertangkap, dapatkah Anda bayangkan foto yang tersebut akan saya ambil?”
Ia terlihat berjalan menyeberangi petugas keamanan sebelum mengambil tempat duduk di dalam sisi ring. Para penggemar bereaksi terhadap video yang disebutkan pada akun Instagram-nya.One memposting: ”Itu kamu? Sialan.”
Yang kedua berkomentar: ”Jake mengubah dirinya menjadi paman Hulk Hogan dari Alabama.”
Yang ketiga menulis: ”Dana White sedang mengalami kehancuran sekarang.”
Yang keempat berkata: ”Jake benar-benar menimbulkan saya kagum, hahaha, benar-benar berkelas.”
Yang lain menambahkan: ”Jake baru semata menyerahkan diri dengan mempostingnya.”
Namun, upaya Paul tak cukup untuk memacu O’Malley meraih kemenangan. Petinju jika Amerika Serikat ini dikalahkan oleh Dvalishvili melalui langkah ronde kelima di tempat Sphere, Las Vegas. Ajang ini juga menjadi kompetisi bagi para penggemar untuk menyatakan bahwa salah satu petarung menerima ”luka terburuk” di sejarah UFC.






